
JAKARTA – Mengakhiri kalender kerja tahun 2025, Kementerian Hukum (Kemenkum) RI resmi menutup gelaran Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja dan Refleksi Akhir Tahun pada Kamis (18/12). Bertempat di Ballroom Hotel Grand Mercure Jakarta, momentum ini menjadi titik balik bagi Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum Bali untuk mematangkan strategi dan memacu performa organisasi menuju tahun 2026.

Hadir langsung dalam agenda tersebut, jajaran Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkum Bali yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Bali, Eem Nurmanah. Beliau didampingi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, I Wayan Redana, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Mustiqo Vitra Ardhiansyah, serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, I Nengah Sukadana.

Puncak acara ditandai dengan Soft Launching Superapps Kemenkum, sebuah terobosan teknologi informasi yang diproyeksikan menjadi tulang punggung pelayanan hukum di Indonesia. Inovasi ini tidak hanya sekadar digitalisasi dokumen, namun merupakan upaya integrasi sistem kerja untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping dan responsif.
Menteri Hukum RI dalam arahannya menegaskan bahwa kecanggihan teknologi harus berjalan beriringan dengan komitmen moral para aparatur.
"Superapps ini adalah alat, namun roh dari transformasi ini adalah integritas kalian. Saya instruksikan seluruh jajaran untuk meninggalkan pola kerja lama dan beralih ke budaya kerja yang transparan serta berdampak nyata bagi masyarakat," tegas Supratman.

Sejalan dengan hal tersebut, Kakanwil Kemenkum Bali, Eem Nurmanah, menyatakan bahwa hasil refleksi tahun 2025 merupakan modal berharga bagi Kanwil Bali untuk mencatatkan prestasi lebih tinggi di tahun mendatang. Rakor ini adalah pengingat bahwa tantangan di tahun 2026 akan semakin kompleks, terutama dalam memberikan kepastian hukum di sektor pelayanan publik.
"Kami hadir di sini bukan hanya untuk mengevaluasi apa yang sudah lewat, tetapi untuk memasang fondasi yang lebih kuat bagi Kanwil Bali di tahun 2026. Dengan adanya Superapps Kemenkum, kami berkomitmen melakukan akselerasi kinerja yang lebih optimal, terukur, dan akuntabel," ujar Eem Nurmanah.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Divisi Pelayanan Hukum dan Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum akan semakin diperkuat demi memastikan masyarakat merasakan kemudahan akses hukum yang setara. " Tahun 2026 harus menjadi tahun di mana inovasi digital benar-benar menyentuh sampai akar rumput di Provinsi Bali," tambahnya.
Rangkaian acara ditutup dengan penganugerahan penghargaan bagi satuan kerja berprestasi dan pembacaan doa bersama. Suasana haru menyelimuti ruangan saat lagu "Bagimu Negeri" berkumandang, menandai tekad bulat seluruh jajaran Kemenkum, termasuk Kanwil Bali, untuk kembali ke wilayah masing-masing dengan semangat pengabdian yang baru.
