
Denpasar, 7 Mei 2026 - Pemerintah Kota Denpasar menyelenggarakan Denpasar Education Festival 2026 bertajuk "Edu Green: Dari Sekolah Sehat Wujudkan Denpasar Bersih" yang berlangsung di Dharma Negara Alaya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda Bali.
Kehadiran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam memperkuat perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Pada kesempatan itu, Eem Nurmanah menyerahkan Sertifikat Hak Cipta atas karya "Senam Vasudhaiva Kutumbakam" kepada Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.
Penyerahan sertifikat hak cipta tersebut menjadi bentuk pengakuan negara terhadap karya kreatif yang lahir dari semangat pendidikan, budaya, dan penguatan karakter. Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan hukum terhadap hasil karya intelektual.
Dalam sambutannya, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival pendidikan tersebut. "Festival ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, dan karakter positif yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan mereka," ujarnya.
Selain penyerahan sertifikat hak cipta, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan Rekor MURI atas Sekolah Rintisan Cinta Bangga Paham Rupiah Pertama dan Gebyar Yoga Asana Serentak di Sekolah Terbanyak. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Direktur Utama Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan partisipasi dunia pendidikan di Kota Denpasar.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan. "Festival pendidikan seperti ini menunjukkan bahwa sekolah dapat menjadi ruang tumbuhnya kreativitas, budaya hidup sehat, serta penguatan karakter generasi muda," tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, secara resmi meresmikan Denpasar Education Festival 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat, kreatif, dan berwawasan budaya di Kota Denpasar.








