
Denpasar – Dalam semangat memperingati Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya koperasi yang adaptif, profesional, dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, pada Upacara Bendera Hari Koperasi ke-79 yang diselenggarakan di Halaman Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, Selasa (14/7).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani, membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia. Dalam sambutannya disampaikan bahwa tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” mencerminkan tekad untuk menjadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang mampu bertransformasi, memanfaatkan kemajuan teknologi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Menteri Koperasi juga menekankan bahwa koperasi masa kini harus mampu menjawab tantangan zaman melalui inovasi dan digitalisasi. Melalui Program Presiden Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 koperasi di seluruh Indonesia sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi desa dan kelurahan melalui pengembangan usaha produktif, peningkatan akses pembiayaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, menyampaikan bahwa transformasi koperasi harus berjalan seiring dengan penguatan aspek hukum dan tata kelola kelembagaan. Menurutnya, koperasi yang adaptif dan berdaya saing tidak hanya ditentukan oleh kemampuan berinovasi, tetapi juga oleh kepastian hukum yang memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi anggota maupun masyarakat.
“Hari Koperasi ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun koperasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kanwil Kementerian Hukum Bali siap mendukung melalui penguatan aspek hukum, pembentukan badan hukum yang sesuai ketentuan, serta mendorong tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel sehingga mampu menjadi motor penggerak perekonomian daerah maupun nasional,” ujar Eem Nurmanah.
Rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79 juga diisi dengan penyerahan secara simbolis Sertifikat Pemeriksaan Kesehatan Koperasi, Sertifikat Uji Kelayakan dan Kepatutan, serta Akta Pendirian Koperasi kepada perwakilan koperasi. Melalui momentum ini, Kanwil Kementerian Hukum Bali menegaskan kesiapan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem hukum yang mendukung lahirnya koperasi yang adaptif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
