
JAKARTA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menghadiri langsung upacara Penutupan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Kinerja Semester I Kementerian Hukum Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Graha Pengayoman Kementerian Hukum, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis malam (2/7/2026).
Dalam menghadiri agenda strategis nasional tersebut, Kakanwil Kemenkum Bali didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum I Wayan Redana, Kepala Divisi P3H Mustiqo Vitra Ardhiansyah, serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum I Nengah Sukadana.
Selain menutup rangkaian evaluasi kinerja kementerian, acara ini dirangkai dengan momen penuh haru, yaitu pelepasan dan pemberian penghormatan kepada para purnabakti pimpinan tinggi Kementerian Hukum, di antaranya Andap Budhi Revianto, Haris Sukamto, dan Tejo Harwanto.
Dalam kesan dan pesannya, perwakilan purnabakti menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kesempatan mengabdi sebagai insan pengayoman. Andap Budhi Revianto dalam untaian kalimatnya yang menyentuh menegaskan bahwa pengabdian yang tulus tidak pernah benar-benar berakhir.
"Pengabdian itu hanya berganti bentuk dan ruang. Meskipun tugas formal saya di Kementerian Hukum telah berakhir, hati, perhatian, dan jiwa pengabdian ini akan selalu hidup bersama kementerian ini. Perpisahan hanyalah berlaku bagi mereka yang mencintai lewat mata. Bagi yang mencintai dengan hati dan jiwa, tidak akan pernah ada perpisahan," ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan jasa yang luar biasa selama masa bakti, Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas menyerahkan secara langsung cinderamata dan penghargaan purnabakti kepada para pimpinan yang memasuki masa pensiun tersebut.
Menteri Hukum Republik Indonesia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pimpinan Unit Utama, Kepala Kantor Wilayah, serta seluruh jajaran atas suksesnya penyelenggaraan Rakor Semester I ini yang dipadukan dengan penghormatan purnabakti.
Menteri Hukum menekankan bahwa pertemuan berskala nasional seperti ini sangat krusial dalam mempererat soliditas di tengah keberagaman instansi.
"Penting bagi kita memiliki momentum seperti saat ini untuk memahami karakter kita yang berbeda-beda. Namun yang utama, untuk kepentingan organisasi, tujuan kita dipastikan tetap sama," tegas Menteri Hukum.
Kehadiran jajaran Kanwil Kemenkum Bali dalam forum ini menegaskan komitmen kuat untuk menyelaraskan arah kebijakan pusat, mengoptimalkan pengendalian kinerja di paruh kedua tahun 2026, sekaligus menjaga nilai-nilai penghormatan terhadap tradisi luhur pengabdian di lingkungan Kementerian Hukum.
