
Denpasar – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menggelar kegiatan pengarahan kepada Pejabat Manajerial dan Pejabat Fungsional Ahli Madya bertempat di Ruang Dharmawangsa, Kamis (30/4). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil analisis dan evaluasi (anev) Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dalam rangka meningkatkan kinerja serta kualitas pelaksanaan tugas di lingkungan Kanwil Kemenkum Bali.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, menekankan pentingnya membangun kekuatan organisasi secara kolektif serta menghindari pola pikir yang terbatas dalam bekerja. Ia juga menyoroti pentingnya kaderisasi organisasi melalui penilaian yang objektif guna mendorong peningkatan kinerja yang optimal.
Lebih lanjut, Eem menyampaikan bahwa eksistensi Pejabat Fungsional Ahli Madya harus tercermin melalui penguasaan aspek teknis dan subteknis, serta aktif melakukan sharing knowledge kepada jajaran di bawahnya. Hal ini dinilai penting untuk memastikan proses transfer pengetahuan berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
“Kita harus meningkatkan kepedulian, kepercayaan, dan semangat kerja sebagai satu kesatuan tim atau superteam, sehingga mampu meninggalkan legacy yang baik bagi organisasi,” tegasnya.
Selain itu, seluruh pegawai diingatkan untuk bekerja secara profesional dengan tidak menunda pekerjaan serta menumbuhkan kecintaan terhadap tugas yang diemban. Pengendalian teknis juga diharapkan dapat dioptimalkan, seiring dengan terbukanya peluang pengembangan karier, termasuk kemungkinan rotasi ke tingkat pusat bagi pejabat manajerial maupun fungsional.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah juga menegaskan bahwa tidak boleh terdapat capaian penilaian yang rendah pada Triwulan I dan II. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat adanya cuti bersama pada bulan Mei, sehingga kualitas kinerja harus tetap terjaga.
Para Kepala Divisi turut diminta untuk menyusun program kerja secara cermat dengan mempertimbangkan waktu kerja efektif, serta memperkuat rentang kendali dalam tindak lanjut disposisi surat. Pembagian pekerjaan pun diharapkan dilakukan secara proporsional, disertai pemberian kepercayaan kepada pegawai dan pembinaan yang berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas. Melalui forum tersebut, dilakukan pembahasan bersama guna merumuskan solusi serta langkah tindak lanjut yang tepat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Bali dapat semakin solid, profesional, dan mampu meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
